“Bagaimana caranya supaya bisa panjang umur?” Mungkin pertanyaan ini sudah sering kamu dengar, bahkan ini juga menjadi pertanyaanmu pada orang lain. Tidak lagi menjadi rahasia baru jika apa yang kamu makan membantu memberi efek positif pada masalah penuaan. Buah dan sayuran, serat, susu, dan kombinasi protein menjadi menu terbaik yang bisa kamu dapatkan.
Namun, ketika dihadapkan pada pertanyaan khusus seputar makanan apa yang bisa membantu mencegah penuaan dan memperpanjang umur, mana yang lebih baik di antara beragam rekomendasi tadi? “Penuaan adalah proses yang normal terjadi. Kamu tidak bisa mencegahnya, tetapi kamu bisa membuat proses ini jadi lebih lambat, dan diet yang baik adalah kuncinya,” ujar Nicholas D. Gillitt, Ph.D., seorang manajer penelitian dan pelabelan nutrisi di Dole Nutrition Institute, Westlake Village, California.
Benarkah Tomat Bisa Bikin Panjang Umur?
Lalu, apa saja yang bisa dikonsumsi untuk membuat penuaan berlangsung lebih lambat dan memperpanjang umur? Menurut konsultan medis Dr. Sarah Brewer dan ahli gizi Juliette Kellow, tomat harus menjadi bagian dari setiap diet yang dilakukan untuk mewujudkan pertanyaan masalah penuaan dan panjang umur.
Dalam buku mereka yang berjudul “Eat Better Live Longer”, dituliskan bahwa tomat adalah sumber vitamin A dan C yang sangat baik untuk kesehatan. Kandungan antioksidan pada tomat, likopen, bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung dan melindungi tubuh dari risiko penyakit kanker. Lebih baik lagi, memasak tomat juga meningkatkan manfaat likopen.
Asupan tomat harian baik untuk menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL, pun membantu menurunkan tekanan darah. Penurunan risiko stroke terkait konsumsi tomat pun sekitar 19 persen, dengan perlindungan paling kuat adalah pada risiko kanker prostat yang sering terjadi pada pria paruh baya.
Namun, selain mengubah pola diet, mencegah kanker prostat juga bisa dilakukan dengan deteksi dini. Kamu bisa melakukan skrining kesehatan untuk mengetahui apakah tubuh sedang mengidap penyakit serius.
Makanan Lain yang Membantu Perlambat Proses Penuaan dan Perpanjang Umur
Selain tomat, ternyata masih ada lagi makanan yang bisa bantu perlambat proses penuaan diri dan perpanjang usia kamu. Apa saja?
- Delima
Buah ini adalah buah yang terbilang unik, mengandung bulir-bulir kecil, terasa renyah dengan paduan rasa manis dan asam yang sangat khas. Fitokimia khas buah delima yang disebut punicalagin kadarnya paling tinggi dengan peran paling baik sebagai antioksidan, antikanker, kardioprotektif, dan mendukung kesehatan otak.
- Jamur
Mengonsumsi jamur secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara karena kandungan aromatase inhibitor atau senyawa yang menghambat produksi estrogen. Tidak hanya itu, jamur juga kaya akan manfaat lain, termasuk efek antiinflamasi, peningkatan aktivitas sel imunitas, mencegah kerusakan DNA, dan perlambatan angiogenesis.
- Beri
Buah yang kaya antioksidan ini sangat baik untuk jantung dan memiliki sifat antikanker serta makanan yang sangat baik untuk mendukung fungsi otak. Bahkan, konsumsi beri bisa membantu menurunkan risiko kelainan kognitif seiring dengan bertambahnya usia seseorang. stroberi dan bluberi adalah dua jenis beri yang bisa kamu coba.
Panjang Umur Bukan Hanya Diet
Diet sehat dan seimbang bukan menjadi satu-satunya cara untuk meningkatkan umur panjang. Olahraga secara teratur juga dianggap penting, dengan pedoma yang menganjurkan orang dewasa berusia antara 19 hingga 64 tahun harus aktif setiap hari, tanpa terkecuali.
Setidaknya, 150 menit aktivitas aerobik dalam intensitas sedang seperti bersepeda atau jalan cepat setiap minggu dan latihan kekuatan setiap dua hari dalam seminggu bisa melatih kekuatan otot, terutama kaki, pinggul, perut, dada, bahu, dan lengan. Namun, aturannya sederhana, satu menit aktivitas kuat memberikan manfaat yang sama seperti dua menit aktivitas sedang.
Cara mudahnya adalah 150 menit aktivitas fisik mingguan setara dengan 30 menit harian dalam satu minggu. Perlu diingat juga, semua orang dewasa harus berhenti membiasakan terlalu lama duduk dan mengombinasikannya dengan aktivitas ringan. Ternyata, memperlambat proses penuaan dan memperpanjang umur tidak sulit, kan?