
Tiap orang harus selalu menjaga kebersihan tubuhnya agar tidak terserang bakteri. Hal tersebut karena bakteri yang masuk ke tubuh dapat menyebabkan gangguan dari yang ringan hingga berat. Salah satu gangguan yang dapat terjadi pada semua orang disebabkan oleh bakteri adalah Kusta.
Penyakit tersebut disebut juga dengan lepa atau penyakit Hansen. Seseorang yang terserang infeksi bakteri tersebut dapat mengalami gangguan pada kulit, sistem saraf, saluran pernapasan atas, hingga mata. Kamu harus selalu berhati-hati terhadap penularan kusta karena dapat membahayakan. Berikut penularannya yang harus kamu perhatikan!
Selalu Waspada Terhadap Penularan Penyakit Kusta
Kusta adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri tersebut menyebabkan kerusakan pada kulit dan sistem saraf perifer. Penyakit ini berkembang secara perlahan, sekitar enam bulan hingga 40 tahun. Kusta dapat mengakibatkan lesi dan kelainan bentuk kulit dan paling sering menyerang bagian tubuh, seperti mata, hidung, daun telinga, tangan, dan kaki.
Belum diketahui secara pasti kusta dapat menyebar ke orang lain. Selain itu, diperlukan kontak jangka panjang dengan pengidap penyakit tersebut yang tidak diobati selama berbulan-bulan hingga tertular penyakit tersebut. Kamu tidak dapat terserang kusta hanya karena berjabat tangan, duduk sebelahan, dan faktor keturunan.
Dikarenakan sifat bakteri yang tumbuh lambat dan dalam waktu yang lama untuk mengembangkan tanda-tanda penyakit, seringkali sangat sulit untuk menemukan sumber infeksi yang dapat menyebabkan penyakit kusta. Disebutkan apabila melakukan kontak dengan armadillo dapat terserang penyakit kusta walau kemungkinannya sangat rendah.
Bakteri penyebab penularan kusta juga umumnya langsung diserang oleh sistem kekebalan tubuh manusia. Seseorang dengan sistem pertahanan tubuh yang kuat, mungkin penyakit tersebut tidak menimbulkan gejala yang parah. Walau begitu, bakteri tersebut tetap dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit dan membuat tubuh kamu mati rasa.
Tetapi, pada seseorang yang sistem imunnya lemah, orang tersebut lebih berisiko terhadap semua gejala dan komplikasi yang mungkin terjadi. Selain itu, penyebaran dari penyakit ini juga menjadi lebih cepat. Hal ini dapat menyebabkan infeksi pada saraf kulit, mata, ginjal, otot, hingga pembuluh darah.
Seseorang yang Berisiko Terserang Penyakit Kusta
Di seluruh dunia, sekitar 2 juta orang mengalami cacat permanen yang disebabkan oleh penyakit lepra. Secara keseluruhan, risiko seseorang terserang penyakit ini untuk orang dewasa sangat rendah. Hal tersebut karena lebih dari 95% dari total manusia memiliki kekebalan alami terhadap penyakit.
Kamu mungkin berisiko terhadap penyakit ini karena tinggal di negara tempat penyakit tersebut menyebar luas. Selain itu, kontak dekat yang berkepanjangan dengan pengidap gangguan tersebut yang tidak diobati juga dapat membuat kamu terserang juga. Hal tersebut karena seseorang yang belum diobati dapat menyebarkan kelainan tersebut. Maka dari itu, sangat penting untuk memulai pengobatan.
Pengobatan Terhadap Penyakit Kusta
Antibiotik dapat mengobati sebagian besar kasus penyakit kusta. Walau begitu, hal ini dilakukan harus sesuai dengan resep dokter. Secara umum, dua antibiotik, seperti dapson dan rifampisin, dapat mengobati kusta. Biasanya, ahli medis memberikan antibiotik setidaknya selama enam hingga 12 bulan atau lebih untuk menyembuhkan penyakit.
Kusta dapat diatasi dengan antibiotik, tetapi kerusakan yang telah terjadi tidak dapat dikembalikan. Dokter mungkin saja memberikan obat steroid untuk meminimalkan rasa sakit dan peradangan yang terjadi. Dengan kontrol yang rutin, kamu mungkin terhindar dari kerusakan saraf.