Ketahui Penularan Cacar Air yang Perlu Diwaspadai

Image result for Penularan Cacar Air

Tak asing bukan dengan penyakit cacar air? Dalam dunia medis cacar air disebut dengan varicella, karena penyebabnya adalah virus Varicella zoster. Ketika seseorang terserang virus ini, maka tubuhnya akan mengalami ruam kemerahan di sekujur tubuh. Ruam ini berisi cairan yang sangat. Nah, sebagian besar kasus cacar air umumnya menyerang anak-anak. 

Meski umumnya cacar air bukanlah kondisi yang serius, tetapi sebaiknya jangan menganggap remeh penyakit ini. Sebab cacar air tetap bisa menimbulkan berbagai komplikasi, terutama pada seseorang yang punya sistem imun lemah, seperti pengidap HIV atau AIDS.  

Waspadai Penyebab dan Faktor Risikonya

Dalam kebanyakan kasus, cacar air ini memang lebih sering menyerang anak-anak (di bawah 12 tahun). Akan tetapi, orang dewasa juga bisa saja terinfeksi virus ini. Ingat, penyakit ini amat mudah menular dengan cepat. 

Seperti penjelasan, cacar air disebabkan oleh virus nakal yang menyerang tubuh. Lalu, bagaimana virus ini bisa menular dari pengidapnya ke orang lain? 

Ternyata, virus ini amat mudah menular, bahkan cara penularan cacar  air bisa hanya melalui kontak langsung dengan cairan yang berasal dari ruam. Selain itu, cara penularan cacar air juga bisa melalui percikan ludah ketika pengidapnya bersin atau batuk. Oleh sebab itu, cobalah hindari kontak langsung dengan pengidapnya. Akan lebih baik lagi bila mengenakan masker sebagai pelindung diri. 

Selain hal di atas, ada pula beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko terjadinya cacar air. Misalnya, mereka yang belum pernah menerima vaksin cacar air dan bekerja atau berada di tempat umum, seperti rumah sakit atau sekolah. 

Cacar Air Bisa Kambuh, Masa Sih?

Menyoal cacar air, ada pertanyaan mungkin sering kita dengar. Benarkah cacar air bisa kambuh kembali? Sebab, banyak yang percaya kalau cacar air hanya terjadi sekali seumur hidup. Pada dasarnya, seseorang yang telah terkena cacar maka dirinya tak akan terkena penyakit ini lagi. Sebab, sudah terbentuk kekebalan tubuh seumur hidup. 

Akan tetapi, ada kasus lainnya yang bisa berbeda. Menurut jurnal Pediatrics and Child Health, meski jarang ditemui, cacar air bisa terjadi berulang. Setelah cacar air sembuh, virusnya akan “tinggal” di jaringan saraf. Nah, ketika daya tahan tubuh pengidapnya rendah, maka virus ini bisa saja aktif kembali dan terjadilah infeksi herpes zoster.

Sayangnya, alasan mengapa  kembali virus varisela zoster hingga saat ini belum diketahui pasti. Namun, pada kebanyakan kasus yang terjadi, penyebab herpes zoster adalah sistem kekebalan tubuh yang menurun, sehingga tubuh rentan terkena infeksi. 

Kondisi ini rentan terjadi pada mereka di atas 50 tahun, akibat sistem kekebalan tubuh menurun. Bisa pula pada mereka yang mengalami stres fisik dan emosional, sehingga menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun. Disamping itu, mereka yang memiliki masalah sistem kekebalan tubuh (pengidap HIV atau menjalani kemoterapi) juga rentan terhadap kambuhnya virus ini. 

Lawan Virusnya dengan Vaksin

Kalau bertanya cara apa yang paling ampuh untuk mencegah cacar air dan komplikasinya, jawabannya simpel kok. Lakukanlah vaksinasi cacar air. Menurut para ahli, vaksinasi ini menjadi cara yang ampuh dan efektif untuk mencegah penularan cacar air. Lantas, siapa yang dianjurkan menerima vaksinasi? 

Vaksinasi ini dianjurkan untuk anak kecil dan orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi. Untuk anak kecil, suntik vaksin Varicella pertama dilakukan ketika berusia 12–15 bulan. Selanjutnya, penyuntikan kedua dilakukan ketika anak berusia 2–4 tahun. 

Sedangkan untuk anak yang lebih besar dan orang dewasa, juga perlu mendapatkan dua kali vaksinasi. Rentan perbedaan waktu setidaknya 28 hari. 

Sementara itu, orang yang pernah mengalami cacar air tak perlu melakukan vaksinasi, sebab sistem imun sudah melindunginya dari virus ini sepanjang hidup.

Ketahui Mencukur Bulu Kemaluan dengan Elektrolisis

Image result for Mencukur Bulu Kemaluan

Ketika seseorang memasuki masa remaja, maka kadar hormon androgen pada tubuh akan ikut meningkat. Hal ini akan menyebabkan bulu-bulu halus pada tubuh tumbuh, termasuk bulu kemaluan. Sebagian orang, baik pria maupun wanita kerap terganggu dengan kehadiran bulu kemaluan, akhirnya memutuskan untuk mencukurnya. Berikut beberapa cara dalam mencukur bulu kemaluan:

  1. Elektrolisis

Teknik menghilangkan bulu kemaluan yang satu ini dilakukan dengan cara memasangkan jarum kecil di setiap folikel rambut. Kemudian, akan rambut akan dihancurkan dengan menggunakan arus listrik. Karena caranya yang sedikit rumit, teknik ini memerlukan waktu yang cukup lama. Hasilnya pun akan bertahan selama 1-2 minggu, kemudian lakukan pengulangan teknik hingga bulu kemaluan benar-benar hilang.

  1. Alat Cukur

Alat cukur sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu manual dan elektrik. Dalam hal ini, sebaiknya kamu memilih alat cukur manual, karena alat cukur ini sudah didesain untuk menjangkau area organ untuk, sehingga hasil cukur lebih maksimal. Berbeda dengan alat cukur manual, alat cukur elektrik tidak dapat digunakan semaksimal mungkin di area organ intim, karena bentuknya yang tidak didesain untuk mencukur bulu kemaluan.

Untuk menghindari terjadinya iritasi kulit dan infeksi bakteri, jangan lupa untuk mengganti atau mencuci pisau cukur setelah digunakan. Jangan lupa untuk membasuh area yang ingin dicukur dengan air, krim cukur atau sabun agar hasil menjadi lebih bersih. Sebelum dicukur, gunting bulu kemaluan terlebih dulu, agar proses pencukuran menjadi lebih mudah. Cukur bulu satu arah dengan tumbuhnya bulu, agar kulit tidak teriritasi.

  1. Waxing

Waxing merupakan metode yang paling banyak diminati saat ini. Teknik yang satu ini hanya membutuhkan kain kecil, serta lilin hangat yang terbuat dari madu dan gula. Kemudian potongan kain kecil diletakkan di atas lilin yang sudah dioles pada area kemaluan, lalu lilin ditarik dengan cepat.

Sebaiknya panjang bulu yang akan dihilangkan adalah 0,5 sentimeter untuk memudahkan proses penarikan. Meskipun dinilai praktis dan hasil dapat bertahan hingga 3-6 minggu, waxing berisiko menimbulkan iritasi folikel rambut. Namun, jika metode ini sering dilakukan, kulit akan terbiasa dan terhindar dari iritasi.

  1. Krim Penghilang Bulu

Metode yang satu ini dilakukan hanya menggunakan krim yang dioleskan pada area yang diinginkan. Diamkan selama beberapa menit, kemudian usap area dengan handuk. Ajaibnya, bulu-bulu akan rontok seketika. Hal yang perlu diperhatikan adalah, jangan menggunakan krim penghilang bulu di area vulva, karena area ini merupakan daerah sensitif terhadap paparan bahan kimia.

  1. Laser dan IPL (Intense Pulse Light)

Teknik yang satu ini merupakan metode paling efektif dalam menghilangkan bulu kemaluan. Caranya dengan menghancurkan akar rambut dengan menggunakan sinar laser berintensitas tinggi. Agar rambut hilang secara keseluruhan dan tidak tumbuh kembali selama 6-12 bulan, perawatan laser tidak hanya dilakukan satu kali. Perlu lebih dari 6 kali sesi perawatan untuk hasil yang maksimal.

Mencukur bulu kemaluan memberikan kesan organ intim yang bersih dan terawat. Namun, jika dilihat dari segi medis, sebenarnya tidak ada manfaat yang bisa diperoleh dari mencukur bulu kemaluan, karena bulu ini juga memiliki fungsi untuk menjaga organ intim dari serangan bakteri. Mencukur bulu kemaluan tidak membuatmu menjadi lebih sehat dari yang lain.  Jadi, mencukur bulu kemaluan merupakan pilihan pribadi. Jika kamu merasakan efek samping setelah melakukannya, segera diskusikan dengan dokter, ya!

Jerawat di Kulit Kepala? Ternyata Ini Penyebabnya

Image result for jerawat di kulit kepala

Terkadang waktu menyisir, mendadak berasa nyeri sebab ada jerawat di kulit kepala. Memang jerawat ini tidak kelihatan, tetapi dapat berasa gatal serta ngilu khususnya saat sedang menyisir. Ini berlangsung sebab ada folikel rambut yang terhalang.

Saat folikel atau pori-pori rambut terhalang, karena itu kekuatan berlangsungnya radang besar sekali. Bakteri Staphylococcus epidermidis, bakteri Propionibacterium acnes, tungau, jamur dapat menginfeksi kulit kepala yang terhalang.

Resikonya? Ada jerawat di kulit kepala.
Pemicu timbulnya jerawat di kulit kepala
Sama dengan jerawat di muka atau punggung, jerawat di kulit kepala berlangsung sebab ada sumbatan di pori-pori. Biasanya, folikel kulit kepala terhalang sel kulit mati atau minyak.

Selanjutnya, pemicu timbulnya jerawat di kulit kepala ialah:

Penimbunan sel kulit mati di pori-pori
Endapan produk seperti gel rambut, hairspray, atau produk perawatan rambut lain
Tidak mencuci rambut secara detail hingga masih ada residu yang ketinggalan
Biarkan rambut berkeringat kelamaan selesai olahraga
Berkeringat waktu rambut tertutup topi atau kerudung, khususnya bila ada gesekan
Mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi (roti, nasi, minuman manis serta bersoda)
Depresi
Hormon tidak imbang
Langkah menangani jerawat di kulit kepala
Mendesak atau serta pecahkan jerawat di kulit kepala ialah inspirasi yang jelek. Malah memencet jerawat dapat mengakibatkan infeksi lebih kronis sampai peradangan. Bukan mustahil jerawat dapat masuk makin jauh ke susunan kulit hingga infeksi juga tidak segera pulih.

Berarti, langkah menangani jerawat di kulit kepala dengan tidak menyentuhnya. Lebih, Anda tidak pernah tahu kuman apa yang berada di jari-jari Anda sepanjang melakukan aktivitas.

Cara-cara menangani jerawat di kulit kepala yang bisa dikerjakan ialah:

Shampo spesial antibakteri
Anda dapat memakai shampo spesial antibakteri untuk menangani jerawat di kulit kepala. Akan tambah lebih baik bila Anda memperiksakan-diri terlebih dulu ke dokter sebelum memastikan produk shampo mana yang diambil.

Terdapat beberapa pilihan produk shampo antibakteri yang di jual bebas, tetapi Anda harus pikirkan bagaimana reaksi kulit kepala waktu memakainya.

Pakai oil tersendiri
Kandungan oil tersendiri seperti tea tree serta jojoba bisa menolong menyingkirkan bakteri pemicu jerawat di kulit kepala. Bila tea tree spesial untuk memberantas bakteri, karena itu jojoba kerja dengan kurangi peradangan pada kulit kepala.

Diamkan sebelum mencuci
Satu hal yang butuh dilihat waktu menangani jerawat di kulit kepala ialah saat Anda memakai shampo antibakteri, diamkan sesaat sebelum membilasnya.

Langkah berikut pastikan jika kandungan dalam shampo seperti salicylic acid, glycolic acid, ketoconazole, ciclopirox, sampai benzoyl peroxide akan kerja optimal menepis bakteri atau mengurangi sel kulit mati yang tertumpuk di folikel rambut.

Janganlah lupa basuh dengan bersih serta lengkap. Endapan produk shampo antibakteri cuma akan mengundang datangnya bakteri serta .

Menahan timbulnya jerawat di kulit kepala
Kunci untuk menghindarkan timbulnya jerawat di kulit kepala dengan tetap jaga kebersihan kulit kepala. Ingat, ruang kulit kepala benar-benar rawan berkeringat serta tempat berkumpulnya kuman dan bakteri.

Untuk menahan timbulnya jerawat di kulit kepala, kerjakan beberapa hal berikut:

Selekasnya membersihkan rambut bila berkeringat selesai olahraga
Jauhi memakai kebanyakan produk perawatan rambut
Pakai produk perawatan rambut yang alami
Kenakan penutup kepala yang longgar hingga kulit kepala dapat bernapas
Mencatat apa ada peluang makanan tersendiri jadi penyebab timbulnya jerawat
Yakinkan badan mendapatkan konsumsi vitamin A, D, serta E yang cukup supaya kulit masih sehat
Lepas dari mengganggunya jerawat di kulit kepala, keadaan ini cukup lumrah serta tidak beresiko. Umumnya, shampo antibakteri dapat menangani permasalahan ini.

Tetapi bila jerawat di kulit kepala masih bertahan, sebaiknya konsultasi pada ahlinya. Walau terkadang merayu, jangan coba-coba menggaruk jerawat di kulit kepala dengan jari Anda.

Risikonya ialah infeksi serta peradangan yang lebih kronis. Bukan tidak kemungkinan menyebabkan kerontokan sampai kebotakan awal.

Anda pun butuh cari tahu irama membersihkan rambut yang pas buat diri kita. Kadang ada orang yang butuh membersihkan rambut tiap hari, tetapi ada juga orang yang malah tidak dapat sering membersihkan rambut.

Kunci yang penting: tetap menjaga kebersihan ruang rambut seperti Anda jaga kebersihan anggota badan yang lain

Atasi Mata Ikan Lebih Mudah, Dengan 5 Cara Ini

Image result for Atasi Mata Ikan

Mata ikan biasanya menyebabkan area kaki muncul benjolan keras, kasar, dan terasa sakit saat disentuh. Apabila kamu mata ikan yang kamu alami sudah begini, maka kamu harus hati-hati dan segera melakukan pengobatan. Tidak hanya itu, mata ikan bisa muncul di bagian tubuh lainnya, seperti telapak tangan, jari, bahkan wajah. Jika dibiarkan terus-terusan, kondisi ini bisa membatasi gerakan tubuh dan membuat tidak nyaman.

Oleh karena itu, berikut ini terdapat cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi mata ikan di kaki, caranya antara lain: 

Menggunakan Batu Apung

Kamu bisa mengatasi mata ikan di telapak kaki dengan memanfaatkan batu apung. Caranya mudah, agar kulit mata ikan menjadi lebih lunak, rendam dahulu kaki menggunakan air hangat. Setelah itu, gosok mata ikan di telapak kaki menggunakan batu apung secara perlahan untuk mengikis kulitnya. Setelah itu, oleskan pelembap ke area kulit yang terkikis agar kulit tetap lembap dan halus. Kamu bisa melakukan perawatan ini secara rutin sampai mata ikan hilang.

Menggunakan Obat-Obatan

Untuk mengatasi mata ikan, kamu juga bisa membeli obat penghilang mata ikan di apotek. Ada juga penghilang mata ikan berupa plester yang bisa ditempelkan langsung pada area mata ikan. Biasanya plester ini mengandung asam salisilat yang bersifat panas sehingga bisa sebabkan kamu merasa terbakar di kulit yang terkena mata ikan atau menyebabkan kulit kemerahan. Supaya kulit tidak sampai terbakar, baca aturan pemakaiannya dengan benar.

Operasi

Apabila mata ikan semakin mengganggu, maka dokter dapat membuang mata ikan dengan cara memotong beberapa kulit yang menebal menggunakan pisau bedah. Prosedur ini berguna untuk mengurangi tekanan pada jaringan di bawah mata ikan. Pada saat dilakukan proses ini, kamu mungkin akan sedikit merasa kesakitan. Namun, jangan khawatir, rasa sakit yang kamu rasakan hanya sementara dan bisa segera membaik setelahnya. Setelah prosedur selesai dilakukan, maka dokter akan meresepkan obat-obatan (seperti antibiotik) untuk mempercepat penyembuhan di rumah.

Pengobatan Laser

Cara lain untuk mengatasi mata ikan adalah dengan metode laser pulsed-dye (PDL). Pengobatan ini dilakukan dengan membakar gumpalan pembuluh darah kecil di area yang terinfeksi. Jaringan yang terinfeksi ini kemudian mati dan benjolan dapat terlepas. Prosedur ini biasanya hanya memakan waktu beberapa menit, sehingga pasien tidak diharuskan menginap di rumah sakit. Selain itu, prosedur ini tidak memerlukan anestesi atau obat bius karena mesin laser mengeluarkan semprotan dingin untuk mengurangi sensasi rasa sakit. Tetapi, pengidap mata ikan perlu melakukan prosedur ini membutuhkan beberapa kali perawatan agar mata ikan di kaki benar-benar hilang.

Cryotherapy

Cryotherapy atau krioterapi adalah terapi dingin yang membuat bagian tubuh kamu ditempatkan dalam suatu ruangan yang sangat dingin selama beberapa menit. Prosedur ini menggunakan nitrogen cair yang berfungsi untuk membekukan area yang bermasalah. Meski tergolong aman jika dilakukan di bawah pengawasan ahli, terapi dingin nyatanya juga tetap memiliki efek samping. Efeknya seperti mati rasa, kesemutan, kemerahan, dan iritasi kulit yang akan terjadi sementara. Tidak hanya itu, pengobatan ini juga bisa sebabkan muncul lepuhan dan hal ini merupakan normal. Tetapi, ini bukan obat mata ikan jangka panjang. Pengidap mata ikan harus melakukan perawatan ini secara teratur, sebab jika tidak, pemulihan bisa jadi lebih lama. 

Mitos atau Fakta Sering Begadang Sebabkan Rambut Rontok

Image result for Jeruk Nipis Bisa Atasi Rambut Rontok

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang jadi sering begadang. Misalnya, karena masih memiliki segudang pekerjaan yang mesti diselesaikan atau karena tidak bisa berhenti bermain gadget. Namun, apapun alasannya, begadang bukanlah kebiasaan yang baik, karena bisa memberi banyak dampak negatif bagi kesehatan. Salah satunya adalah menyebabkan rambut rontok. Kok bisa? Yuk, cari tahu faktanya di sini.

Rambut rontok adalah kondisi yang dialami banyak orang sehari-hari. Bila jumlah rambut yang rontok masih di bawah 100 helai, maka kondisi tersebut masih dianggap wajar. Namun, bagaimana bila jumlah rambut yang rontok lebih banyak dari itu? Alopecia adalah istilah untuk menunjukkan kondisi seseorang yang mengalami rambut rontok penuh atau sebagian. Salah satu jenis alopecia disebut telogen effluvium, di mana 50–75 persen rambut seseorang rontok dalam waktu yang singkat. Kondisi ini tentu membuat siapa saja yang mengalaminya menjadi khawatir, karena bisa mengurangi penampilan. Namun, untuk mengatasi rambut rontok, perlu dicari tahu terlebih dahulu penyebabnya. Sebab, cara efektif untuk mengatasi rambut rontok adalah dengan mengatasi penyebabnya.

Penyebab rambut rontok ada banyak, mulai dari penggunaan sampo yang tidak tepat, kebiasaan mengikat rambut, atau kekurangan nutrisi. Namun, mungkin belum banyak orang yang tahu bahwa kurang waktu tidur juga bisa menyebabkan rambut rontok, lho. Berikut beberapa alasan begadang bisa menyebabkan rambut rontok:

  • Memengaruhi Hormon dalam Tubuh

Kurang tidur saat begadang bisa memengaruhi kadar hormon dalam tubuh. Contohnya, hormon pertumbuhan manusia (HGH) yang diproduksi saat kita tidur. Nah, pada orang yang tidurnya tidak teratur, terganggu atau kurang, mereka mungkin memiliki kadar HGH yang rendah. Kadar HGH yang rendah dapat berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan, termasuk penipisan rambut. 

  • Menyebabkan Stres

Kurang tidur juga bisa menyebabkan stres, baik secara fisik maupun emosional. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko telogen effluvium, di mana seseorang kehilangan banyak rambut. Sebaliknya, rutinitas tidur yang baik bisa menjadi salah satu cara untuk mengelola stres, sehingga mengurangi kemungkinan rambut rontok terjadi.

Selain itu, penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Pathology juga mengulas hubungan antara stres dan proses pertumbuhan rambut. Menurut penelitian tersebut, respon tubuh terhadap stres yang berkepanjangan bisa berdampak negatif pada kulit dan kemampuannya untuk berfungsi secara optimal. Hal tersebut juga secara langsung dapat berdampak pada folikel rambut.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa pelepasan hormon neurotransmitter dan sitokin selama stres dapat secara signifikan memengaruhi pertumbuhan rambut.

  • Menghambat Tubuh Menyerap Nutrisi

Tubuh sangat penting bagi tubuh kita. Saat tidur, tubuh mengisi kembali energinya dan mengembalikan elektrolit yang hilang. Bila waktu tidur dipangkas, sistem kekebalan tubuh bisa jadi berantakan. Akibatnya, tubuh akan melemah dan gagal menyerap nutrisi yang dibutuhkan agar tetap sehat. Dari sinilah, muncul dua masalah. Pertama, sistem kekebalan tubuh yang melemah bisa memudahkan penyakit-penyakit menyerang tubuh yang akhirnya berdampak juga pada kerontokan rambut. Kedua, kekurangan nutrisi juga bisa membuat akar rambut menjadi lemah, sehingga rambut mudah rontok.Jadi, sering begadang dapat menyebabkan rambut rontok bukanlah mitos semata. Nyatanya, memiliki waktu tidur yang cukup merupakan bagian dari pola hidup sehat yang bisa berdampak pada seluruh aspek kesehatan tubuh kamu, termasuk rambut. Jadi, bagi kamu yang sering begadang, segera tinggalkan kebiasaan tersebut. Salah satu strategi yang bisa kamu lakukan agar bisa tidur dengan mudah adalah dengan membuat suasana kamar tidur senyaman mungkin, seperti mematikan lampu agar lebih gelap, matikan atau silent gadget agar lebih tenang, dan pasang pendingin ruangan dalam suhu yang pas agar kamu bisa tidur dengan nyaman.

Jeruk Nipis Bisa Atasi Rambut Rontok, Ini Faktanya

Image result for Jeruk Nipis Bisa Atasi Rambut Rontok

Jeruk nipis sudah dikenal lezat untuk dijadikan minuman atau dicampur bersama masakan. Namun, penggunaan jeruk nipis bukan hanya untuk dijadikan minuman dan campuran makanan saja. Buah jeruk yang populer ini adalah sumber vitamin C untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan.

Kandungan vitamin C dalam jeruk nipis bermanfaat untuk kulit maupun rambut. Air perasan jeruk nipis dapat digunakan sebagai masker rambut. Masker rambut ini mampu mencerahkan rambut secara alami, mengurangi minyak dan ketombe, hingga menumbuhkan rambut. Berikut ini manfaat jeruk nipis untuk rambut yang perlu diketahui.

1. Memicu Pertumbuhan Rambut

Kalau kamu sering mengalami rambut rontok, coba masker rambut dari jeruk nipis. Kandungan vitamin C dalam jeruk nipis mampu meningkatkan pertumbuhan rambut. Ini telah digunakan untuk mengobati kebotakan, penipisan rambut dan masalah kerontokan rambut untuk orang dewasa. 

2. Membuat Rambut Lebih Terang

Asam sitrat dalam jeruk nipis berfungsi sebagai zat pemutih alami atau pengoksidasi. Zat ini dapat memutihkan rambut dengan mengurangi pigmen warna rambut Saat terkena sinar matahari, asam sitrat otomatis akan mempercepat proses pemutihan. Efek pemutihan yang dihasilkan dari jeruk nipis bekerja paling baik untuk seseorang yang memiliki warna rambut yang lebih terang, seperti pirang dan cokelat muda. 

Untuk mendapatkan warna rambut yang lebih terang kamu bisa mencampurkan air perasan jeruk nipis dengan beberapa tetes minyak esensial lemon ke dalam minyak pembawa dan segelas air. Setelah tercampur, oleskan ramuan ini ke rambut.

3. Rambut Lebih Bersinar

Jeruk nipis bisa membuat rambut jauh lebih bersinar pada semua jenis warna rambut. Untuk hasil terbaik, tambahkan 2 sendok makan cuka sari apel ke bilasan perasan jeruk nipis. Kemudian, ratakan merata ke seluruh rambut dan diamkan selama beberapa menit sebelum mengoleskan conditioner dan membilasnya.

4. Mengurangi Minyak dan Ketombe

Manfaat lain dari kandungan asam sitrat dalam jeruk nipis, yaitu mengatasi permasalahan di dalam akar rambut, seperti rambut berminyak yang mudah lepek dan ketombe yang kering. Saat kamu membilas rambut dengan perasan jeruk nipis, pastikan untuk pijat kulit kepala secara lembut. 

Apakah Jeruk Nipis Bisa Merusak Rambut?

Perasan jeruk nipis yang benar-benar kering dan meresap tidak akan merusak rambut. Jika kamu terpapar sinar matahari terlalu lama, selubung luar rambut (kutikula) dapat rusak. Karena alasan ini, sebaiknya batasi aktivitas di bawah sinar matahari setelah mengoleskan perasan jeruk nipis ke rambut.

Cobalah duduk di bawah sinar matahari hanya sampai bilasan air jeruk nipis mengering. Hindari paparan sinar matahari tidak lebih dari satu jam. Setelah kering, bilas dan oleskan kondisioner pada rambut. Kamu dapat mencoba menambahkan satu sendok teh minyak ke larutan jus lemon  untuk perlindungan tambahan.

Ini 8 Kebiasaan yang Dapat Sebabkan Komedo

Related image

Kulit wajah yang sehat dan bebas komedo merupakan impian setiap orang. Namun memang ada kalanya hormon dan faktor-faktor lain menyebabkan komedo mengganggu bermunculan di area hidung. Perlu diketahui bahwa sama seperti jerawat, komedo juga terjadi ketika minyak, bakteri, dan sel kulit mati menyumbat folikel rambut pada area wajah.

Orang yang memiliki kulit berminyak dan tidak menjaga kebersihan kulit memang lebih rentan terhadap komedo membandel. Namun, ada juga beberapa kebiasaan, yang mungkin tidak kamu sangka, yang dapat menyebabkan munculnya komedo, yaitu:

  • Terlalu Sering Cuci Muka

Menjaga kebersihan kulit wajah memang penting untuk mencegah munculnya komedo dan jerawat, tetapi sebaiknya kamu jangan terlalu sering melakukannya, ya. Sebab, terlalu sering mencuci muka hanya dapat membuat komedo semakin parah. Sebaiknya cucilah wajah di pagi hari setelah bangun tidur dan malam sebelum tidur.

  • Menggosok Kulit Wajah Terlalu Keras

Punya kebiasaan menggosok wajah terlalu keras dapat membuat kulit mengalami iritasi dan memperburuk kulit yang berkomedo. Jika ingin membersihkan wajah, basuhlah dengan air hangat, gunakan pembersih wajah yang lembut, dan keringkan dengan handuk lembut secara perlahan.

  • Makan Makanan Berminyak

Salah satu pemicu munculnya komedo adalah kondisi kulit yang berminyak. Selain hormon, suka makan makanan berminyak juga dapat komedo bermunculan, karena kelebihan minyak dan lemak dari makanan yang dikonsumsi. Jadi, jika kamu memiliki masalah komedo membandel, sebaiknya perbaiki pola makan menjadi lebih sehat dan kurangi makanan yang digoreng, ya.

  • Tidak Segera Membersihkan Kulit yang Berkeringat

Setelah melakukan aktivitas di luar ruangan atau olahraga yang memicu keluarnya banyak keringat, sebaiknya jangan tunda mencuci wajah terlalu lama. Membiarkan keringat mengering di kulit dapat membuat komedo lebih rentan muncul. 

  • Memencet Komedo

Saking gemasnya dengan komedo, kamu mungkin merasa gatal ingin memencetnya, bukan? Padahal, kebiasaan ini justru dapat memperparah komedomu, lho. Memencet komedo dapat membuat infeksi menjadi lebih dalam ke kulit, dan bahkan ke jaringan parut. Belum lagi jika kamu memencet komedo tanpa cuci tangan terlebih dahulu, bisa-bisa komedo dan jerawat lain malah bermunculan.

  • Menggunakan Produk Kosmetik yang Mengandung Minyak

Sudah berkali-kali dikatakan sebelumnya bahwa komedo dapat mudah muncul pada kondisi kulit wajah yang berminyak. Oleh karena itu, kamu perlu menghindari berbagai produk kosmetik atau perawatan wajah yang mengandung minyak.

Ketika membeli kosmetik atau produk perawatan wajah, carilah yang berlabel “non-acnegenik” atau “non-comedogenic”, untuk meminimalisasi munculnya komedo. Jika kamu sedang menjalani perawatan komedo dari dokter, sebaiknya selesaikan semua obat yang diresepkan, sesuai yang disarankan. 

  • Hobi Gonta-Ganti Produk Perawatan Kulit

Apakah kamu termasuk orang yang hobi gonta-ganti produk perawatan kulit wajah, bahkan bisa berkali-kali dalam seminggu? Jika iya, wajar saja kalau kamu dihinggapi masalah komedo. Sebab, kebiasaan ini dapat mengiritasi kulit dan memicu pertumbuhan komedo. 

Perlu diketahui bahwa kulit membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan produk-produk perawatan wajah ataupun kosmetik yang kamu aplikasikan. Oleh karena itu, jika kamu ingin mencoba suatu produk, sebaiknya beri jeda beberapa minggu untuk beralih atau mencoba produk lainnya. 

  • Menggunakan Produk Rambut ke Wajah

Ketika kamu mencoba berbagai produk rambut seperti hair spray, gel, mousse, atau produk lainnya, pastikan untuk menutup wajah atau menghindari produk tersebut mengenai wajah. Sebab, produk perawatan rambut dapat menyumbat pori-pori dan memicu munculnya komedo pada wajah. 

Ini 7 Makanan yang Bisa Memicu Komedo

Image result for Bisa Memicu Komedo

Adanya komedo pada wajah akan membuat tekstur wajah menjadi kasar karena munculnya pori-pori kulit. Komedo merupakan cikal bakal terjadinya jerawat, yang tidak hanya muncul pada bagian wajah saja. Komedo bahkan dapat muncul pada bagian tubuh lain, seperti dada, punggung, atau bahu.

Munculnya komedo memang tidak menimbulkan rasa sakit pada bagian yang terkena, ketika komedo sudah menimbulkan rasa sakit, hal tersebut menandakan bahwa komedo mengalami infeksi. Itu sebabnya, kulit akan berubah menjadi kemerahan, bengkak, serta munculnya jerawat.

Komedo sendiri dapat terbentuk karena pori-pori tersumbat oleh sel kulit mati dan minyak. Tak hanya berasal dari debu dan kotoran, komedo dapat terbentuk karena makanan yang kamu konsumsi, lho. Untuk mencegah terbentuknya komedo pada wajah, berikut list makanan yang wajib kamu hindari. 

  • Karbohidrat

Tubuh memang membutuhkan karbohidrat, agar tubuh tetap memiliki tenaga untuk menjalani aktivitas harian. Namun, jika karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh terlalu banyak dari yang dibutuhkan, hal tersebut juga tidak baik, karena dapat menyebabkan munculnya komedo pada kulit.

Dalam hal ini, kamu bisa membatasi karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh dengan memilih karbohidrat sehat, seperti nasi hitam, ubi, kentang, apel, dan pisang.

  • Makanan Manis

Kandungan gula pada makanan manis merupakan salah satu penyebab munculnya komedo. Mengonsumsi makanan manis memang dapat meredakan stres yang dirasakan, tetapi jika terlalu banyak, selain komedo yang akan muncul, lemak pada tubuh juga akan tertimbun.

  • Roti

Selain makanan manis, roti juga disebut-sebut sebagai makanan penyebab komedo. Apalagi, jenis roti yang mengandung tinggi gluten. Gluten sendiri memang diperlukan agar roti bertekstur lembut dan kenyal. Namun, jika  kandungannya terlalu banyak, gluten pada roti dapat merangsang pertumbuhan hormon insulin yang dapat menimbulkan komedo.

  • Susu

Berbagai makanan olahan susu akan memiliki rasa yang nikmat, tetapi dapat memicu adanya komedo pada wajah. Susu memang memiliki segudang manfaat baik bagi tubuh. Namun, jika berlebihan, susu dapat mengganggu keseimbangan hormon pada tubuh, sehingga munculah komedo pada wajah.

  • Makanan Siap Saji

Tak peduli dengan rasanya yang membuat ketagihan, makanan cepat saji biasanya menggunakan berbagai bahan yang dapat mengganggu keseimbangan hormon insulin pada tubuh, sehingga menimbulkan komedo pada wajah.

  • Minuman Bersoda

Minuman yang satu ini merupakan minuman favorit semua orang. Namun, kandungan soda dan gula yang sangat tinggi di dalamnya lagi-lagi dapat menjadi penyebab komedo pada wajah.

  • Gorengan

Minyak yang terkandung di dalam gorengan dapat memicu pertumbuhan lemak pada kulit wajah. Selain itu, minyak juga akan membuat kulit menjadi sangat berminyak, sehingga dapat memicu komedo pada wajah.

Untuk  Mencegah Komedo, Apa yang Harus Dilakukan?

Komedo dapat terbentuk karena adanya penyumbatan pada pori-pori kulit. Untuk mencegahnya, kebersihan kulit harus selalu terjaga. Beberapa langkah yang dapat dilakukan guna mencegah timbulnya komedo, antara lain:

  • Bersihkan muka dengan teratur. Dalam hal ini kamu dapat mencuci muka sebelum dan setelah bangun tidur.
  • Jika kamu memiliki tekstur rambut yang berminyak, kamu dapat keramas setiap hari.
  • Menjaga kebersihan tangan dan kuku untuk menghindari berpindahnya kotoran dari tangan ke permukaan kulit.
  • Ganti sarung bantal dan sprei secara teratur.

Selain beberapa langkah tersebut, kamu juga dapat menggunakan produk perawatan kulit yang berguna dalam mengangkat sel kulit mati pada wajah. Dalam hal ini kamu dapat menggunakan face scrub guna membantu mengangkat sel kulit mati pada wajah.

Ini 7 Manfaat Pepaya untuk Kesehatan Kulit

Image result for Ibu Hamil Makan Pepaya

Pepaya, buah yang sudah dikenal dengan rasanya yang manis ini sudah dikenal memiliki kandungan serat tinggi yang baik bagi kesehatan pencernaan. Tak hanya itu, buah yang satu ini juga diklaim ampuh dikonsumsi bagi mereka yang sedang menjalankan program penurunan berat badan.

Bukan hanya kesehatan pencernaan, kandungan vitamin dan protein yang ada di dalamnya juga berkhasiat menjaga kesehatan kulit. Jika kamu belum tau lebih dalam tentang ini, yuk baca selengkapnya tentang manfaat pepaya untuk kecantikan kulit.

  • Mencerahkan Warna Kulit

Vitamin C alami pada pepaya dipercaya ampuh membantu mencerahkan kulit. Selain itu, pepaya juga ampuh dalam menyamarkan noda hitam pada wajah. Meski kandungan vitamin C pada pepaya tidak setinggi buah jeruk, tetapi punya khasiat yang serupa.

Dalam hal ini, kamu hanya cukup menghaluskan buah pepaya secukupnya. Kemudian, oleskan secara merata pada kulit hingga mengering. Lalu, bilas dengan air bersih.

  • Menjaga Kelembapan Kulit

Kadar air yang tinggi pada pepaya dapat membantu tubuh terhindar dari kekurangan cairan. Jika kamu mengonsumsinya secara rutin dan diimbangi dengan air putih, pepaya berkhasiat dalam membantu menjaga kelembapan kulit.

  • Meredakan Peradangan Jerawat

Rasa nyeri akibat peradangan yang ditimbulkan oleh jerawat dapat diredakan dengan buah yang satu ini. Kamu hanya perlu memotong buah pepaya dengan bentuk memanjang, lalu simpan dalam kulkas selama 1–2 jam. Setelah dingin, tempelkan pada bagian wajah yang berjerawat dengan gerakan memutar. Untuk hasil yang maksimal, lakukan dengan rutin, ya!

  • Mengecilkan Pori-Pori

Pepaya mengandung enzim papain yang dapat membantu mempercepat pengelupasan sel kulit mati, juga melunakkan komedo, sehingga lebih mudah keluar dari pori-pori. Dengan rutin menggunakan masker pepaya ini, kulit menjadi lebih halus, pori-pori akan tampak lebih kecil, sehingga kulit akan terhindar dari komedo.

  • Menghaluskan Telapak Kaki

Tak hanya kecantikan kulit wajah saja, pepaya juga mampu mengatasi masalah pada kulit kaki, seperti telapak kaki yang pecah-pecah. Biasanya, telapak kaki pecah-pecah disebabkan oleh rendahnya kadar kelembapan alami kulit, sehingga kulit menjadi kering dan gampang terkelupas.

Dalam hal ini, kamu dapat membuat masker wajah dengan pepaya yang sudah dihaluskan dan dicampurkan dengan sedikit madu. Kemudian, oleskan langsung pada bagian kaki yang mengelupas. Untuk hasil yang maksimal, lakukan secara rutin, ya!

  • Mencegah Kerutan pada Wajah

Pepaya mengandung vitamin E yang dapat membantu menghentikan kerusakan seluler pada kulit. Selain itu, kandungan vitamin E juga dapat membantu kulit dalam mencegah pembentukan kerutan.

Selain vitamin E, pepaya juga mengandung vitamin C yang bertanggung jawab dalam menjaga kulit agar tetap halus dan tidak bernoda. Vitamin C dan E pada buah yang satu ini berfungsi dalam meningkatkan produksi kolagen, sehingga kekencangan kulit tetap terjaga.

  • Menyembuhkan Kulit yang Terbakar

Kulit yang terbakar sinar matahari akan tampak noda hitam di permukaannya. Dalam hal ini, kamu dapat menggunakan buah pepaya untuk menyembuhkan kulit yang terkena paparan sinar matahari. Zat likopen pada pepaya ampuh dalam menangkal kerusakan sel akibat radiasi bebas yang dihasilkan dari paparan sinar matahari.

Buah pepaya yang terasa manis dan bertekstur kenyal ini ternyata tidak hanya enak untuk dimakan, ya. Namun juga, sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit. Daripada pergi ke dokter kulit dengan biaya yang mahal untuk menjaga kesehatan kulit, enggak ada salahnya kamu coba perawatan dengan menggunakan bahan alami yang satu ini. Selamat mencoba!

Penularan Kusta yang Harus Diwaspadai

Image result for kusta

Tiap orang harus selalu menjaga kebersihan tubuhnya agar tidak terserang bakteri. Hal tersebut karena bakteri yang masuk ke tubuh dapat menyebabkan gangguan dari yang ringan hingga berat. Salah satu gangguan yang dapat terjadi pada semua orang disebabkan oleh bakteri adalah Kusta.

Penyakit tersebut disebut juga dengan lepa atau penyakit Hansen. Seseorang yang terserang infeksi bakteri tersebut dapat mengalami gangguan pada kulit, sistem saraf, saluran pernapasan atas, hingga mata. Kamu harus selalu berhati-hati terhadap penularan kusta karena dapat membahayakan. Berikut penularannya yang harus kamu perhatikan!

Selalu Waspada Terhadap Penularan Penyakit Kusta

Kusta adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri tersebut menyebabkan kerusakan pada kulit dan sistem saraf perifer. Penyakit ini berkembang secara perlahan, sekitar enam bulan hingga 40 tahun. Kusta dapat mengakibatkan lesi dan kelainan bentuk kulit dan paling sering menyerang bagian tubuh, seperti mata, hidung, daun telinga, tangan, dan kaki.

Belum diketahui secara pasti kusta dapat menyebar ke orang lain. Selain itu, diperlukan kontak jangka panjang dengan pengidap penyakit tersebut yang tidak diobati selama berbulan-bulan hingga tertular penyakit tersebut. Kamu tidak dapat terserang kusta hanya karena berjabat tangan, duduk sebelahan, dan faktor keturunan.

Dikarenakan sifat bakteri yang tumbuh lambat dan dalam waktu yang lama untuk mengembangkan tanda-tanda penyakit, seringkali sangat sulit untuk menemukan sumber infeksi yang dapat menyebabkan penyakit kusta. Disebutkan apabila melakukan kontak dengan armadillo dapat terserang penyakit kusta walau kemungkinannya sangat rendah.

Bakteri penyebab penularan kusta juga umumnya langsung diserang oleh sistem kekebalan tubuh manusia. Seseorang dengan sistem pertahanan tubuh yang kuat, mungkin penyakit tersebut tidak menimbulkan gejala yang parah. Walau begitu, bakteri tersebut tetap dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit dan membuat tubuh kamu mati rasa.

Tetapi, pada seseorang yang sistem imunnya lemah, orang tersebut lebih berisiko terhadap semua gejala dan komplikasi yang mungkin terjadi. Selain itu, penyebaran dari penyakit ini juga menjadi lebih cepat. Hal ini dapat menyebabkan infeksi pada saraf kulit, mata, ginjal, otot, hingga pembuluh darah.

Seseorang yang Berisiko Terserang Penyakit Kusta

Di seluruh dunia, sekitar 2 juta orang mengalami cacat permanen yang disebabkan oleh penyakit lepra. Secara keseluruhan, risiko seseorang terserang penyakit ini untuk orang dewasa sangat rendah. Hal tersebut karena lebih dari 95% dari total manusia memiliki kekebalan alami terhadap penyakit.

Kamu mungkin berisiko terhadap penyakit ini karena tinggal di negara tempat penyakit tersebut menyebar luas. Selain itu, kontak dekat yang berkepanjangan dengan pengidap gangguan tersebut yang tidak diobati juga dapat membuat kamu terserang juga. Hal tersebut karena seseorang yang belum diobati dapat menyebarkan kelainan tersebut. Maka dari itu, sangat penting untuk memulai pengobatan.

Pengobatan Terhadap Penyakit Kusta

Antibiotik dapat mengobati sebagian besar kasus penyakit kusta. Walau begitu, hal ini dilakukan harus sesuai dengan resep dokter. Secara umum, dua antibiotik, seperti dapson dan rifampisin, dapat mengobati kusta. Biasanya, ahli medis memberikan antibiotik setidaknya selama enam hingga 12 bulan atau lebih untuk menyembuhkan penyakit.

Kusta dapat diatasi dengan antibiotik, tetapi kerusakan yang telah terjadi tidak dapat dikembalikan. Dokter mungkin saja memberikan obat steroid untuk meminimalkan rasa sakit dan peradangan yang terjadi. Dengan kontrol yang rutin, kamu mungkin terhindar dari kerusakan saraf.

Design a site like this with WordPress.com
Get started